Bagaimana kami menghasilkan?
1. Memotong lembaran mentah kaca
Proses dimulai dengan memotong lembaran mentah kaca ke ukuran dan bentuk yang dibutuhkan. Ini sangat penting karena setiap pemotongan atau pembentukan harus dilakukan sebelum kaca marah. Setelah kaca marah, tidak dapat dipotong atau dibor tanpa hancur.
2. Pemolesan tepi
Setelah memotong, tepi kaca dipoles dengan hati -hati. Untuk memastikan bahwa tepi lancar dan bebas dari area yang tajam atau kasar. Memoles tepi tidak hanya meningkatkan penampilan kaca tetapi juga membantu mencegah konsentrasi stres yang dapat menyebabkan kerusakan.
3. Pengeboran dan pembuatan lubang
Jika produk akhir membutuhkan lubang untuk pemasangan atau tujuan lain, ini dibor ke kaca pada tahap ini. Pengunduran diri harus dilakukan dengan presisi untuk menghindari menciptakan titik stres yang dapat melemahkan kaca. Alat dan teknik khusus digunakan untuk memastikan lubang yang bersih dan akurat.
4. Membersihkan dan Mengeringkan
Kaca kemudian dibersihkan secara menyeluruh untuk menghilangkan debu, puing -puing, atau residu dari proses pemotongan dan pengeboran. Cleaning sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada kontaminan yang ada di permukaan, yang dapat mempengaruhi kualitas produk akhir. Setelah dibersihkan, gelas dikeringkan dengan hati -hati untuk memastikan bahwa tidak ada kelembaban yang tersisa.
5. Pemutaran Sutra
Untuk aplikasi yang membutuhkan desain atau pola pada kaca, penyaringan sutra dilakukan pada tahap ini. Stensil dibuat dengan desain yang diinginkan, dan tinta ditekan melalui stensil ke permukaan kaca. Kita dapat menggunakan add elemen dekoratif, instruksi, atau grafik lain ke kaca.
6. Pencetakan Logo
Jika logo atau tanda identifikasi lainnya diperlukan, mereka dicetak ke kaca. Ini dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik pencetakan, seperti pencetakan digital atau pencetakan layar, tergantung pada kompleksitas, persyaratan daya tahan logo.
7. Proses tempering
Langkah final dan paling kritis adalah proses tempering. Kaca ditempatkan ke tungku tempering di mana ia dipanaskan hingga suhu tinggi. Kemudian dengan cepat didinginkan menggunakan ledakan udara bertekanan tinggi. Proses pendinginan yang cepat menyebabkan permukaan luar kaca menjadi dingin dan mengeras jauh lebih cepat daripada interior yang menciptakan keadaan kompresi pada permukaan dan ketegangan di bagian dalam. Proses ini secara signifikan meningkatkan kekuatan kaca, menjadikannya hingga lima kali lebih kuat dari kaca anil.
8. Kontrol dan Inspeksi Kualitas
Setelah proses tempering, kaca mengalami pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan memenuhi standar kualitas yang diperlukan. Setiap cacat, seperti retakan atau tempering yang tidak rata, diidentifikasi dan kaca diperbaiki atau dibuang jika tidak memenuhi spesifikasi.
9. Pengemasan dan Pengiriman
Akhirnya, kaca tempered dikemas dengan hati -hati untuk melindunginya selama transportasi. Ini kemudian dikirim ke pelanggan atau disimpan untuk penggunaan di masa depan.



